Apa yang dimaksud dengan keselamatan intrinsik, dan apa dasar pemikiran dari keselamatan intrinsik? Apakah keselamatan peralatan khusus dalam kategori elektromekanis lebih difokuskan pada desain dan manufaktur atau pemeliharaan dan inspeksi? Bagaimana parameter material ditentukan selama proses
fase desain? Artikel ini membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut.
1. Apa yang dimaksud dengan Keselamatan Inheren?
Konsep keselamatan yang melekat pertama kali diperkenalkan oleh Trevor Kletz pada tahun 1976. Hal ini mengacu pada penghapusan risiko dari sumbernya dan tidak hanya mengandalkan sistem kontrol, peringatan, atau sistem yang saling terkait untuk mengurangi kemungkinan dan tingkat keparahan kecelakaan. Tujuannya adalah untuk menghilangkan risiko dari sumbernya, menciptakan sistem yang lebih aman secara fundamental.
Keselamatan yang melekat merupakan kondisi ideal keselamatan mutlak. Meskipun sulit dicapai dalam praktiknya, hal ini dapat didekati dengan menerapkan langkah-langkah teknis untuk meminimalkan risiko dan membuat peralatan khusus yang secara inheren lebih aman.
2. Apa yang Dimaksud dengan Keselamatan Inheren dalam Wahana Hiburan?
Sepanjang siklus hidup wahana hiburan-mulai dari pengembangan, desain, konstruksi, dan operasi hingga modifikasi dan pemeliharaan-strategi seperti minimalisasi, substitusi, moderasi, dan penyederhanaan dapat secara efektif mengurangi dan mengendalikan risiko keselamatan. Strategi-strategi ini paling efektif selama fase desain dan pengembangan awal, di mana dampaknya terhadap pengurangan risiko paling besar. Keandalan desain adalah dasar dari keselamatan yang melekat, dan memasukkan faktor keselamatan yang wajar pada tahap desain dapat secara signifikan meningkatkan keselamatan dan keandalan peralatan.
Prasyarat untuk keselamatan yang melekat adalah keandalan desain.
3. Apa yang dimaksud dengan Material Tempering?
Tempering adalah proses penyesuaian kualitas dengan mengatur berbagai parameter yang memengaruhi performa. Ini tidak selalu berarti meningkatkan semua parameter, melainkan menemukan penyesuaian yang seimbang. Tempering adalah proses perlakuan panas yang digunakan untuk meningkatkan sifat mekanis keseluruhan bahan baja. Proses ini terdiri dari quenching dan tempering suhu tinggi, yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan optimal antara kekuatan dan ketangguhan pada komponen baja.
Material tempered banyak digunakan pada bagian yang mengalami tekanan kompleks, seperti roda gigi, poros, dan batang penghubung.
4. Tujuan Tempering Baja 40Cr
Baja 40Cr membutuhkan pendinginan yang diikuti dengan temper suhu tinggi. Saat suhu temper meningkat, kekuatan dan kekerasan menurun, sementara ketahanan benturan dan ketangguhan meningkat. Untuk poros kritis di wahana hiburan, kekuatan tarik 40Cr ditetapkan pada 750 MPa (menurut manual desain mekanis dan buku teks universitas).
5. Parameter Material Umum dalam Wahana Hiburan
Dalam desain wahana hiburan yang besar, kekuatan tarik 40Cr harus ditetapkan pada 750 MPa. Nilai yang lebih tinggi, seperti 1200 MPa, tidak masuk akal. Demikian pula, Q235 harus memiliki kekuatan tarik 375 MPa, bukan 440 MPa. Melebih-lebihkan nilai kekuatan material dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara material dan desain, sehingga memaksa penggunaan sertifikat material yang tidak akurat untuk lulus inspeksi.
Untuk poros penting dalam wahana hiburan besar, 40Cr digunakan dengan kekuatan tarik 750 MPa dan kekerasan 241-286 HB setelah quenching dan temper suhu tinggi. Jika kekuatan tarik melebihi 980 MPa, poros menjadi terlalu rapuh dan kehilangan ketahanan benturan, yang merugikan untuk aplikasi kritis seperti itu.
6. Kerugian Meningkatkan Parameter Material Secara Sewenang-wenang
Selama proses desain, meningkatkan parameter material secara sewenang-wenang, seperti menetapkan kekuatan tarik Q235 menjadi 420 MPa atau 40Cr menjadi 980 MPa, dapat menyebabkan poros yang gagal memenuhi margin keamanan yang sebenarnya. Hal ini dapat menyebabkan poros patah sebelum mencapai masa pakai yang diharapkan di bawah beban benturan, terlepas dari seberapa hati-hati poros tersebut dirawat atau diperiksa.
Nilai kekuatan tarik material ditentukan oleh standar, seperti yang ditemukan dalam manual desain mekanis. Menetapkan nilai yang terlalu tinggi akan meniadakan seluruh proses desain, sehingga pekerjaan selanjutnya menjadi tidak berarti.
7. Kesimpulan
Menggunakan nilai kekuatan tarik yang tidak masuk akal akan mengurangi keandalan pengujian tipe, inspeksi pengawasan, pemeliharaan rutin, peningkatan kualitas, tanggap darurat, dan penilaian risiko untuk wahana hiburan. Terlepas dari seberapa rajin atau canggihnya pemeliharaan dan inspeksi Anda, penggunaan parameter material yang tidak tepat akan mengurangi keandalan desain peralatan dan, pada akhirnya, keselamatan yang melekat pada peralatan tersebut.
Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/MY5R2EAyP-4pRjT4Gxgg1A
penulis asli: 九妹婆婆







